Tips Mengolah Daging Kambing Rendah Kolesterol

Hari Raya Idul Adha identik dengan kegiatan penyembelihan hewan kurban. Hewan kurban yang lazim disembelih adalah kambing dan sapi. Daging kambing dan sapi memang sangat enak untuk dimakan. Cara pengolahannya juga ada bermacam-macam, mulai dari dibakar menjadi sate, dijadikan steak hingga diolah dengan banyak bumbu seperti gulai, tengkleng, atau tongseng. Sayangnya kedua daging hewan yang sering dikategorikan sebagai daging merah, menjadi salah satu sumber berbagai penyakit seperti kolesterol karena memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Namun dengan metode pengolahan yang tepat, kedua daging hewan ini bisa menjadi daging yang rendah kolesterol. Berikut adalah tips mengolah daging menjadi rendah kolesterol.

Pilih Daging Rendah Lemak dan dalam Kondisi Segar

Pertama-tama, pilihlah bagian daging kambing atau sapi yang rendah lemak. Bagian daging yang rendah lemak terletak pada bagian punggung atau kaki. Selain itu, agar mendapatkan hasil yang optimal, daging tersebut harus dalam kondisi masih segar. Beberapa cirinya antara lain: berwarna merah, tekstur yang masih kenyal. Yang perlu diingat adalah daging ini tetap memiliki lemak, sehingga akan sangat baik jika sisa lemaknya dibuang terlebih dahulu sebelum memasaknya.

Rebus atau Kukus lebih baik daripada Goreng atau Bakar

Menggoreng atau membakar artinya memberikan tambahan minyak pada daging, padahal daging sendiri sudah memiliki kandungan minyak yang tinggi. Minyak inilah yang meningkatkan kadar lemak pada daging. Karena itu, alih-alih menggoreng atau membakar, sebaiknya mengolah daging dengan cara merebus atau mengukus. Karena dengan cara ini, lemak-lemak tersebut akan ikut terbawa oleh air atau uap air. Lebih baik lagi jika dilengkapi dengan sayuran segar. Jika ingin cara lain, yang lebih aman adalah dengan cara memanggang tanpa tambahan minyak.

Rebus dan Buang Air Rebusan Pertama atau Simpan Selama Sehari

Jika ingin membuat sup atau makanan berkuah, sebaiknya rebus terlebih dahulu daging sapi atau kambing. Kemudian buang air rebusan pertama. Mengapa? Karena air rebusan pertama ini mengandung banyak lemak-lemak jahat, sehingga harus dikurangi kadarnya. Atau cara lainnya adalah dengan mengolah daging sehari sebelum dimasak. Setelah direbus, biarkan dagingnya hingga dingin selama dua puluh empat jam. Setelah dibiarkan sehari, lemak-lemak akan mengapung di permukaan. Buang lemak-lemak tersebut kemudian panaskan kembali sebelum diolah.

Perbanyak Rempah dan Sajikan bersama Bahan Penurun Kolesterol

Dalam mengolah daging, sebaiknya menggunakan rempah-rempah seperti kunyit, lada hitam, cengkih, dan lain-lain. Rempah-rempah ini mampu menyerap lemak-lemak yang terdapat pada daging dan menghilangkan aroma amisnya.  Selain itu, dalam penyajian masakan berbahan daging, sajikan pula penawarnya yang dapat berupa buah atau sayuran yang mampu mengurangi kadar kolesterol. Beberapa di antaranya adalah mentimun, apel, nanas, dan lain-lain.

Salah satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah dengan mengurangi konsumsi daging yang mengandung kolesterol tinggi. Jangan lupa juga makan buah dan sayuran yang mengandung banyak serat sehingga mampu menetralisir kolesterol dalam tubuh. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *